TheJakartaPost

Please Update your browser

Your browser is out of date, and may not be compatible with our website. A list of the most popular web browsers can be found below.
Just click on the icons to get to the download page.

Jakarta Post

Prabowo konsolidasikan kekuasaan jelang dilantik

Mengingat tinggal beberapa minggu jelang pelantikan presiden terpilih pada 20 Oktober, langkah pengangkatan orang-orang dari lingkaran terdekat Prabowo menjadi pejabat banyak dilihat sebagai cara konsolidasi kekuasaan.

Yerica Lai (The Jakarta Post)
Premium
Jakarta
Thu, September 12, 2024 Published on Sep. 11, 2024 Published on 2024-09-11T20:24:23+07:00

Change text size

Gift Premium Articles
to Anyone

Share the best of The Jakarta Post with friends, family, or colleagues. As a subscriber, you can gift 3 to 5 articles each month that anyone can read—no subscription needed!
Defense Minister Prabowo Subianto (second left) on Aug. 7, 2024, greets medical personnel of the Indonesian Military (TNI) who will depart for a humanitarian mission in the Middle East, during a briefing at the Defense Ministry in Jakarta. Defense Minister Prabowo Subianto (second left) on Aug. 7, 2024, greets medical personnel of the Indonesian Military (TNI) who will depart for a humanitarian mission in the Middle East, during a briefing at the Defense Ministry in Jakarta. (Antara/Hafidz Mubarak A)
Read in English

P

residen terpilih Prabowo Subianto terus mengkonsolidasikan kekuasaan menjelang pelantikannya sebagai presiden berikutnya. Semakin hari, semakin bertambah daftar loyalis dan sekutu politik yang menduduki posisi penting di kabinet serta lembaga negara, hanya beberapa bulan sebelum Prabowo menjabat.

Sejak kemenangan telaknya dalam pemilihan presiden pada Februari lalu, Prabowo telah berupaya mendapatkan dukungan baik dari pemerintah maupun Dewan Perwakilan Rakyat. Ia berupaya agar semua pihak membantunya melaksanakan agenda legislatif, segera begitu masa jabatannya dimulai pada 20 Oktober.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo, yang diam-diam mendukung Prabowo dalam pemilu, telah membantu memuluskan jalan bagi penggantinya tersebut. Antara lain dengan serangkaian perombakan kabinet yang membuat anggota Partai Gerindra dan lingkaran dalam Prabowo mendapat posisi penting dalam pemerintahan.

Salah satu yang mendapat jabatan adalah keponakan Prabowo, Thomas Djiwandono, yang diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan pada Juli lalu. Dalam sebuah pertemuan di DPR, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi isyarat bahwa Thomas kemungkinan akan tetap menjabat di kementerian, di bawah pemerintahan Prabowo.

Sekutu Jokowi serta Prabowo, Bahlil Lahadalia, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Investasi, diangkat menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada 19 Agustus.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Rosan Roeslani, yang memimpin tim kampanye Prabowo, menggantikan Bahlil di Kementerian Investasi.

The Jakarta Post - Newsletter Icon

Morning Brief

Every Monday, Wednesday and Friday morning.

Delivered straight to your inbox three times weekly, this curated briefing provides a concise overview of the day's most important issues, covering a wide range of topics from politics to culture and society.

By registering, you agree with The Jakarta Post's

Thank You

for signing up our newsletter!

Please check your email for your newsletter subscription.

View More Newsletter

Politisi Gerindra lainnya yang mendapat posisi penting di kabinet adalah Supratman Andi Agtas. Mantan Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR itu diangkat menjadi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia menggantikan Yasonna Laoly, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Your Opinion Matters

Share your experiences, suggestions, and any issues you've encountered on The Jakarta Post. We're here to listen.

Enter at least 30 characters
0 / 30

Thank You

Thank you for sharing your thoughts. We appreciate your feedback.