TheJakartaPost

Please Update your browser

Your browser is out of date, and may not be compatible with our website. A list of the most popular web browsers can be found below.
Just click on the icons to get to the download page.

Jakarta Post

Jokowi belum berkomentar pasca pencalonan Ganjar

Fikri Harish (The Jakarta Post)
Premium
Jakarta
Mon, May 15, 2023 Published on May. 15, 2023 Published on 2023-05-15T17:21:12+07:00

Change text size

Gift Premium Articles
to Anyone

Share the best of The Jakarta Post with friends, family, or colleagues. As a subscriber, you can gift 3 to 5 articles each month that anyone can read—no subscription needed!
President Joko “Jokowi“ Widodo speaks on May 14 during the Musyawarah Rakyat (Musra), or people's discussion, organized by his supporters at the Istora Senayan indoor stadium at the Gelora Bung Karno Sports Complex in Central Jakarta. President Joko “Jokowi“ Widodo speaks on May 14 during the Musyawarah Rakyat (Musra), or people's discussion, organized by his supporters at the Istora Senayan indoor stadium at the Gelora Bung Karno Sports Complex in Central Jakarta. (The Jakarta Post/Handout)
Read in English
Indonesia Decides

Saat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara mendadak mengumumkan keputusan untuk mengajukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada Hari Kartini, banyak pendukung setia Presiden yang bergembira.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah mengisyaratkan preferensinya untuk sesama politisi PDIP, November lalu, ketika ia mengatakan rakyat harus memilih politisi “berambut putih” yang menurut para analis merujuk pada Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Namun pernyataan Presiden di acara Musyawarah Rakyat (Musra), Minggu lalu, saat ribuan pendukungnya berkumpul, menunjukkan bahwa Presiden belum siap untuk menggerakkan pendukungnya agar mendukung satu calon.

Tidak hanya Ganjar

Menggarisbawahi pentingnya dukungan rakyat dalam Pilpres 2024, Jokowi berjanji kepada pendukungnya bahwa ia secara pribadi akan menyampaikan kepada partai-partai propemerintah mengenai preferensi para “sukarelawan” tentang siapa yang harus menggantikannya ketika masa jabatannya berakhir pada Oktober 2024.

Menurut para pendukung Presiden, nama Ganjar ada di dalam daftar, begitu pula Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

“Panel Barus sudah memberi saya hasil resmi, tapi belum saya buka,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di sela-sela acara yang diadakan pada hari Minggu tersebut, merujuk pada ketua panitia penyelenggara Musra.

Your Opinion Matters

Share your experiences, suggestions, and any issues you've encountered on The Jakarta Post. We're here to listen.

Enter at least 30 characters
0 / 30

Thank You

Thank you for sharing your thoughts. We appreciate your feedback.